Awal-awal, Piala Presiden 2017 paceklik gol

Awal-awal, Piala Presiden 2017 paceklik gol
Images: Nyoman Budhiana /Antara Foto


Gianyar, Bali - Piala Presiden 2017 berlangsung sejak dimulai oleh tendangan Presiden Joko Widodo di Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta, Sabtu (4/2/2017). Namun empat hari bergulir, turnamen pramusim ini belum punya banyak gol.

Hingga Selasa (7/2) kemarin, empat dari lima grup telah melangsungkan hari laga (matchday) pertama. Dalam delapan laga secara keseluruhan itu, tercipta 10 gol.

Dua laga di antaranya berakhir 0-0. Pertama terjadi pada partai pembuka di Grup 1 yang mempertemukan tim Liga 2 sekaligus tuan rumah, PSS Sleman, dan tim Liga 1 Persipura Jayapura.

Hasil 0-0 kedua terjadi di Gianyar, Bali, dalam pertemuan dua tim Kalimantan; Pusamania Borneo FC dan Barito Putra. Dengan 10 gol dalam delapan laga, rerata gol mencapai 1,25.

Kelihatannya tidak jelek. Namun jumlah rerata gol itu masih di bawah pencapaian gol pada durasi yang sama di Piala Presiden 2015. Matchday pertama turnamen yang dijuarai Persib Bandung itu tercipta rerata gol 1,875.

Jumlah sebaran golnya pun lebih baik dibanding edisi 2017. Pada laga pembuka di Gianyar ketika itu, tercipta tiga gol langsung dalam kemenangan 3-0 Bali United atas Persija Jakarta.

Rangkaian laga pertama juga ada kemenangan 3-0 pula ketika PSM Makassar menundukkan Gresik United. Sementara Persib menumpas Persiba Balikpapan 4-0.

Adapun pada edisi 2017, matchday pertama di masing-masing grup hingga kemarin tidak ada klub yang mampu mencptakan lebih dari dua gol. Pertemuan Bali United dengan Sriwijaya FC (SFC) berakhir 2-2 di Grup 4 dan Arema FC menundukkan Bhayangkara FC 2-0 (5/2) di Grup 2.

Perbedaan produktivitas itu sebenarnya sudah bisa diduga sejak awal. Atmosfir Piala Presiden 2017 dengan 2015 cukup berbeda.

Pada 2015, sejumlah klub peserta relatif lebih lama melakukan persiapan. Persib, misalnya, masih bisa melakukan partai pemanasan melawan tim amatir lokal (h/t Tempo.co 28/8/2015).

Sedangkan menyongsong Piala Presiden 2017, klub belum sempat melakukan persiapan lebih serius. Sebagian klub justru menggunakan Piala Presiden ini sebagai ajang seleksi pemain, termasuk legiun asing.

Manajer Madura United, Haruna Soemitro, dalam kesempatan terdahulu (25/1) mengatakan bahwa semua peserta memang belum siap. Bahkan Madura United pun baru melakukan pemusatan latihan sepekan ketika Piala Presiden 2017 diumumkan bakal digelar.

"Turnamen ini niatnya adalah memberi kesempatan pada klub untuk persiapan menuju kompetisi," katanya.

Memberlakukan Piala Presiden 2017 sebagai ajang persiapan menuju liga juga ditunjukkan SFC. Hasil 2-2 dengan Bali United tidak membuat pelatih Widodo C. Putra terlampau kecewa meski kinerja hakim garis dinilai kurang memuaskan.

"...namanya juga laga pemanasan," kata bekas penyerang kesebelasan nasional Indonesia itu (Kompas.com 7/2).

Namun dari situasi itu justru terlihat betapa sejumlah klub berada dalam kondisi relatif seimbang. Selisih kualitas tidak terlalu signifikan. Misalnya di Grup 4, empat klub punya nilai sama (1).

Artinya persaingan ke depan untuk lolos ke delapan besar bakal lebih ketat. Barito Putera, yang dianggap tim paling lemah di Grup 4 oleh pelatih Jacksen F. Tiago justru bisa menahan Pusamania Borneo.

Perubahan mencolok kemungkinan besar bakal terjadi pada matchday kedua. Jacksen, seperti ditulis VIVA, mengatakan pertandingan pertama adalah untuk mengetahui apa kekurangan dan kelebihan tim.

Kesan senada juga diungkap pelatih Pusamania Ricky Nelson. Kelemahan mencolok timnya yang harus diperbaiki untuk pertandingan berikut adalah penyelesaian akhir.

Namun perlu diingat bahwa Pusamania juga lebih banyak membawa pemain muda untuk tampil di turnamen ini. Mereka ditemani sejumlah pemain senior dan tiga legiun asing; Dirkir Khon Glay (Liberia), Kunihiro Yamashita (Jepang), dan Reinaldo Elias Da Costa (Australia).

"Kekuatan pemain muda kami juga tak lepas dari peran pemain senior dan asing di tim ini...," ujar Ricky dilansir laman resmi Borneo FC.


Sumber: https://beritagar.id/artikel/arena/piala-presiden-2017-masih-paceklik-gol

Posting Komentar

[ADS] Bottom Ads

Copyright © 2021